Variabel Penelitian: Difinisi & Jenis

Diposting pada

Penelitian dengan variabel adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dalam penelitian jelas kita menentukan variabel penelitian yang digunakan, variabel yang akan diukur atau diamati. Berdasarkan pegalaman ngajar, masih banyak mahasiswa yang belum memahami apa itu variabel, terutama dalam menentukan mana variabel penelitian yang digunakan.

Definisi variabel menurut ahli

  • Karlinger (1997): variabel merupakan suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang berbeda.
  • Hatch & Farhady (1981): variabel merupakan atribut seseorang atau objek yang memiliki variasi antara orang yang satu dengan yang lain atau objek yang satu dengan objek yang lainnya.
  • Sudjarwo & Basrowi (2009); variabel adalah konsep yang dapat diukur dan mempunyai variasi nilai

Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, maka untuk memudahkan kita dalam mengingatnya maka saya menyimpulkan bahwa variabel adalah segala sesuatu yang bernilai, berbeda, berkarakteristik, dan bervariasi sedangkan variabel penelitian (Sugiyono: 2010); variabel penelitian merupakan suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan. Variabel inilah yang nantinya akan digunakan sebagai penentuan instrumen penelitian yang akan kalian gunakan, baik instrumen nontes ataupun instrumen tes.

jika kalian sudah memahami apa itu variabel, nah sekarang kalian harus tau kira-kira variabel penelitian yang kalian gunakan itu masuk jenis variabel yang mana? jenis variabel penelitian yang tidak asing ditelinga kita yaitu variabel independent (bebas) dan variabel dependent (terikat). Apakah jenis variabel hanya itu saja atau ada yang lainnya? mari kita pelajari..

Jenis-Jenis Variabel (Sofyan Siregar, 2014: Statistik Deskriptif untuk Penelitian)

Berdasarkan Sifat

  • Variabel Kategoris (diskrit); variabel yang membagi responden menjadi dua kategori yang bertolak belakang atau lebih dan nilainya tidak dalam bentuk pecahan. Contoh: Jenis kelamin (pria & wanita), tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA)
  • Variabel Kontinue: variabel yang dapat ditentukan nilainya dalam jangkauan tertentu  (desimal/pecahan).  Contoh: nilai hasil belajar, umur, tinggi badan
  • Variabel Manipulatif; variabel yang dapat dimanipulasi atau tidak, variabel manipulative dibedakan menjadi dua,
  • Variabel aktif, yaitu dapat dimanipulasi/dikendalikan/diubah sesuai tujuan peneliti, Contoh: suhu ruangan, model pembelajaran
  • Variabel statis/atribut yaitu variabel yang bersifat tetap,tidak bisa dikendalikan peneliti tidak bisa diubah baik keberadaannya atau karakteristiknya.  Contoh: umur, strata social

Berdasarkan Hubungan

  • Variabel Independen (bebas/ prediktor); variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat)
  • Variabel dependent (terikat); variabel yang dipengaruhi atau akibat karena adanya variabel bebas.
  • Variabel moderate: Merupakan variabel yang mempengaruhi (memperkuat/memperlemah) hubungan antara variabel independen  dengan variabel dependen

variabel moderate

  • Variabel Intervening: Merupakan variabel yang mempengaruhi hubungan antara variabel independen  dengan variabel dependen menjadi hubungan tidak langsung (variabel perantara)

variabel intervening

  • Variabel Kontrol: Merupakan variabel yang dikendalikan/dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependent tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Contoh: pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar, dengan adanya variabel metode pembelajaran yang digunakan sama (sebagai variabel kontrol) maka besarnya pengaruh yang diberikan oleh minat belajar terhadap hasil belajar siswa dapat diketahui dengan pasti. Boleh tidak jika variabel yang dikontrol lebih dari satu?Boleh. Misal dari contoh, selain metode pembelajaran, ada guru yang mengajar sama, tingkatan kelas siswa sama.

variabel kontrol

Nah itu dia guys penjelasan mengenai jenis-jenis variabel penelitian berdasarkan sifat dan hubungannya, semoga bisa membantu dalam menyelesaikan penyusunan skripsi kalian ya guys, khususnya dalam penyusunan metodologi penelitiannya.

Happy Learning 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *